Jangan pernah menyerah saat kamu gagal, tapi buatlah kegagalan itu menjadi motivasi mu untuk menjadi orang yang lebih baik,,, :D keep smile and be your self :)
SELAMAT DATANG SEMOGA BLOG INI DAPAT MEMBANTU ANDA Follow Twitter Aku: @agus220894 / Add Facebook Aku: Mmc Agussalam

Cari Blog Ini

Loading...
Feb 8, 2012

BHINNEKA TUNGGAL IKA




Engkau mengibas empasan kala 
Tegak berdiri penaka ratu 
Sayap berkembang menunjuk waktu 
Wahai bhinneka pelamban nusa 
Aneka warna rupa permai 
Namun tetap mejadi satu 
Meskipun aneka rupamu itu 
Namun indahmu tidak ternilai 
Bersayap emas bertulang intan 
Patut rakyatmu banggakan dikau 
Semua suku patuh mengapdi 
Hari ke hari, bulan ke bulan 
Walau rakyatmu berpulau-pulau 
Bersatu padu jaya abadi
Karya : S.A Rachman  

:woot: :surprise: :sleepy: :oya: :nyu: :music: :kishishi: :kikik: :hoahm: :grr: :fufu: :dies: :cry: :blush: :bignose: :D :-| :-w :-Z :-O :-E :-? :-3 :-0 :-( :) :(( :( 8-| 8-) (:

No comments:

Post a Comment

Assalamualaikum
Jangan Lupa Memberi Salam Saat Memberikan Sebuah Komentar.

Page rank

Kesepian (16-10-2011)

Desir Angin Menyusuri Sekeliling Ku
Membisikkan Kata Yang Sangat Dingin
Menghampiri Ku Dengan Tetesan Kesedihan

Ingin Ku Berteriak
Berteriak Sekencang Angin
Agar Semua Tahu
Aku Sedang Kesepian

By. Agussalam

Sekedar Coretan Tangan (17-10-2011)

Sang surya baru saja bangkit
Tetapi angin sudah tertawa kepada ku
Berdesir sili berganti

Hari ini hari untuk sang raja
Dimana ku harus tunduk untuk menang
Menang melawan hati

Menang melawan angin yang tertawa
Menang melawan raja
Untuk menggapai bintang disiang hari

By. Agussalam

Jalan Hidup Ku (19-11-2012)

Cahaya itu kembali muncul
Muncul bersama keputusasaan
Melintas tepat di ujung khayal ku

Termenung dengan tatapan kosong
Apa...
Apa yang telah aku capai
Apa hasil dari jeripaya ku

Cahaya itu kembali muncul
Muncul bersama kegembiraan
Terhenti tepat di pandangan ku
Membisikkan kata yang sulit terpecahkan

Sekarang aku tahu
Aku tahu jalan hidup ku

By.Agussalam

Aku (Maret 1943)

Kalau sampai waktu ku
‘ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

By.chairil Anwar
 
;